Indonesia Re Institute adalah Pusat Pengetahuan di Industri Asuransi Indonesia. Kami menggabungkan keahlian dan pengalaman dari Para Profesional Indonesia Re dalam asuransi dan reasuransi untuk memajukan pertumbuhan Industri Asuransi Indonesia dan berkontribusi pada keberlanjutan global
Indonesia Re Institute merupakan bagian dari PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)
Memfasilitasi aktivitas pertukaran pengetahuan, pelaksanaan riset, serta menggerakkan kolaborasi dengan partner eksternal Indonesia Re dalam rangka pemberian pelayanan sekunder berbasis pengetahuan kepada mitra usaha Indonesia Re
Menjadi pusat pengetahuan dan keunggulan di Industri Perasuransian Nasional yang mampu mendukung upaya transformasi serta menginisiasi inovasi di Industri Perasuransian Nasional dalam rangka berkontribusi terhadap pertumbuhan global yang berkelanjutan
Memulai inovasi, mendorong budaya pembelajaran dan peningkatan kemampuan, menyampaikan nilai-nilai sosial, dan membuka pertumbuhan melalui perlindungan yang lebih kuat
Memperkuat keterlibatan Indonesia Re dan mitranya melalui kemitraan dan kolaborasi berbasis pengetahuan
Menggeser peran (re)asuransi dari ‘mendeteksi dan memperbaiki’ menjadi ‘memprediksi dan mencegah’ melalui penelitian dan kolaborasi yang mendalam
Bujur sangkar dengan sembilan kotak diambil dari logo PT Reasuransi Internasional Indonesia (ReINDO) dan untuk warna di design sesuai dengan warna PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)
Bentuk kotak merepresentasikan sebagai wadah atau tempat penyedia dalam melakukan pengembangan dan penelitian ilmiah
Garis melengkung melambangkan sesuatu yang bersifat dinamis, dalam hal ini diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat dinamis yang harus dimiliki oleh seorang professional
Tipografi kata Indonesia Re ditampilkan dalam nuansa konservatif mengikuti tipografi PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)
Menyelesaikan gelar Sarjana Hukum di Universitas Andalas dan Magister Ilmu Hukum di Universitas Jaya Baya. Selama berkarir beliau konsisten di bidang Legal, Compliance dan Risk Management. Memiliki riwayat pekerjaan sebagai Corporate Legal Departement Head di Serasi Autoraya Group – an affiliated group of company of PT Astra International Tbk - 1996-2007, Head of Legal & Compliance di Allianz Indonesia (Life & General Insurance), 2007- 2011. Pada tahun 2011 – 2017, beliau menduduki bermacam posisi pada entitas usaha AXA Group di Indonesia dengan memegang beberapa posisi kunci dan strategis dibidangnya dengan menjabat sebagai Country Head of Legal & Compliance, Deputy Chairman & Member of AXA Indonesia Join Consultative Committiees, Member of Board Risk Committee of PT AXA Life Indonesia, Standing Invitee for Local Risk Committee of AXA Indonesia dan Standing Invitee for Management Audit & Compliance Committee-Country Level. Perjalanan karir beliau berlanjut pada pertengahan 2017 dengan bergabung di PT Bhineka Life Indonesia sebagai Chief of Legal, Compliance, Risk Management and Corporate Secretary dengan jabatan terakhir sebagai Director Compliance and Human Capital sampai Juli 2021. Karir professional beliau dalam bidang Manajemen Risiko, Hukum dan Kepatuhan serta dalam menjalani fungsi Corporate Secretary secara konsisten terus berlanjut dengan ditetapkannya beliau sebagai Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Corporate Secretary PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) pada tanggal 22 Juli 2021 sesuai dengan Salinan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-247/MBU/07/2021. Pada tanggal 22 Desember 2025 berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Reasuransi Indonesia Utama Nomor: KEP-08/DK-INDONESIARE/XII/2025, beliau ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama merangkap Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, SDM dan Corporate Secretary. Terhitung sejak tanggal 3 Agustus 2026 berdasarkan Keputusan para Pemegang Saham, beliau diangkat sebagai Direktur Utama PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)*. Beberapa sertifikasi yang telah beliau raih diantaranya adalah Ahli Manajemen Risiko Perasuransian (AMRP) dari Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI), Certified Risk Governance Professional (CRGP) dari Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko (LSPMR) dan Sertifikasi Kompetensi - Ahli Tata Kelola Risiko Terintegrasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) — Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko (LSPMR).Dalam proses pengangkatan kemampuan dan kepatuhan atau Fit and Proper Test (FPT) oleh OJK.
Lahir di Jambi pada tahun 1978, Adi Putra meraih gelar Sarjana Teknik (ST) jurusan Teknik Penerbangan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2002 dan melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Indonesia hingga meraih gelar Magister Sains Manajemen (M.S.M) pada tahun 2011. Memulai karir di industri reasuransi bersama ReINDO sejak tahun 2003 melalui program Management Trainee angkatan ke-4 dengan penempatan pertama sebagai staf Fakultatif Marine (2004-2005), dan terus berkarir di bidang teknik reasuransi umum sebagai Kepala Seksi Underwriting selama 5 tahun (2007 - 2012) di Divisi Reasuransi Syariah, selanjutnya sebagai Senior Underwriter di Divisi Fakultatif Reasuransi Umum selama 4 tahun (2012 - 2016). Pengalaman karir selanjutnya di bidang klaim sebagai Senior Claim Analyst dan Kepala Departemen Klaim Marine selama 6 tahun (2016 - 2022). Karir selanjutnya sebagai Legal, Compliance, and Risk management Division Head (2022), dan saat ini Adi Putra menjabat sebagai Indonesia Re Institute Division Head sejak 2023.Dengan pengalaman kerja di bidang reasuransi selama lebih dari 21 tahun, Adi Putra memiliki sertifikasi profesional di bidang asuransi umum yakni Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (AAI-K) tahun 2007 dan Fellowship Of Islamic Insurance Society (FIIS) tahun 2010. Tahun 2022 mendapatkan sertifikasi dibidang manajemen risiko CRGP (Certified Risk Governance Professional).